Selasa, 21 Oktober 2014

LAPORAN OCB UII AKUNTANSI 2014 (ADIT, dkk)

LAPORAN
Program Aksi Menebar Kebaikan
KOMPAK’S (Kelompok Mahasiswa Peduli Kreativitas) Menyulap Kain Perca dan Flanel

LOGO UII

Ketua              : Aditya Mahardika Pradana (14312098)
Anggota          : 1. Aninda Ristyorini (14312047)
                          2. Dienti Khairina (14312059)
                          3. Roofika Alifiantari (14312067)
                          4. Ruri Deviani (14312041)
                          5. Paramita Kartika Maharani (14312092)

OUTPUT CHARACTER BUILDING
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
2014/2015




KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT,karena atas berkat dan rahmat-Nyalah kami dapat menyelesaikan “ LAPORAN KEGIATAN OCB TAHUN 2014 “ di Desa Pedusan, Argosari, Sedayu, Bantul.
            Laporan ini dibuat untuk memberikan gambaran proses pelaksanaan pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari kain perca dan flanel.
            Dengan tulus kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan terhadap kelancaran pelaksanaan kegiatan sampai dengan tersusunnya laporan kegiatan ini.
            Kami menyadari bahwa laporan ini masih banyak kekurangan ,oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan di pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukannya.



                                                                                                           
                                                                                            Yogyakarta, 20 Oktober 2014
                                                                                                      Kelompok OCB
                                                                                                               Ketua


                                                                                    ADITYA MAHARDIKA PRADANA
                                                                                                                        







RINGKASAN
Kelompok kami akan mendemonstrasikan cara pembuatan pernak-pernik (bros, kerajinan) handmade dari kain perca dan flanel dan mensosialisasikannya kepada masyarakat khususnya Ibu Rumah Tangga agar mampu memanfaatkan waktu luang mereka dengan kegiatan yang bermanfaat. Sehingga hal ini dapat menambah penghasilan dan mendorong Ibu Rumah Tangga menjadi wanita mandiri, kreatif, dan produktif.
            Tujuan Jangka Panjang
1.      Bisa meningkatkan perekonomian ibu Rumah Tangga di Desa Pedusan, Argosari, Sedayu, Bantul
2.      Memaksimalkan waktu luang Ibu Rumah Tangga dan menjadikan mereka lebih produktif dan kreatif
3.      Pelatihan yang didapat bisa ditularkan kepada ibu-ibu yang lain agar dapat menjadikan suatu kegiatan yang bermanfaat.
Target Khusus yang Ingin Dicapai
1.      Merubah mindset Ibu Rumah Tangga supaya mampu menjadi wanita yang mandiri
2.      Memberikan pelatihan kepada Ibu-ibu sebagai bekal keahlian dalam memanfaatkan waktu
Metode
1.      Mengadakan survey berupa observasi langsung ke sasaran
2.      Melaksanakan penyuluhan kepada ibu Rumah Tangga mengenai pemanfaatan sisa-sisa kain perca dan flanel
3.      Mengajarkan cara pembuatan pernak-pernik (bross)
Langkah-Langkah yang Akan dipakai
1.      Mencari sisa kain dan limbah industri skala kecil serta membeli peralatan yang akan digunakan
2.      Mendemonstrasikan cara pembuatan bross kepada ibu-ibu
3.      Memberikan informasi mengenai barang-barang yang harus dipergunakan, misalkan harus dengan membelinya




BAB 1
PENDAHULUAN

·        Latar Belakang Masalah
Kain perca merupakan barang sisa pakai yang tidak digunakan karena kurang bisa dimanfaatkan dengan baik. Kain perca adalah kain sisa guntingan yang berasal dari pembuatan pakaian, kerajinan atau produk tekstil lainnya. Kain perca tersebut dapat digunakan untuk berbagai macam kerajinan. Kerajinan limbah tekstil berusaha memberi nilai tambah dari barang barang sisa / residu tekstil, seperti kita ketahui banyak kain perca yang tidak dipakai bisa dibuat sebagai keset atau pernak pernik lainnya seperti bros, gantungan kunci, dan lain-lain.
Pada masyarakat khususnya masyarakat pedesaan kita mungkin sering mengamati ibu rumah tangga yang banyak memiliki waktu luang atau bisa dibilang hal yang dilakukan hanya di dapur dan tak banyak yang bekerja untuk menambah penghasilan demi pemenuhan kebutuhan keluarga. Dari fakta ini kita mengharapkan ibu-ibu ini memiliki kegiatan sampingan untuk mengisi  waktu luang dengan kegiatan-kegiatan yang produktif seperti memanfaatkan limbah dari kardus bekas untuk dijadikan kerajinan dengan harapan bisa meminimalisir produktivitas sampah skala kecil sekaligus menambah ekonomi keluarga. Kita memilih tempat di Desa Pedusan, Argosari, kab. Bantul, karena kita melihat tempat ini pekerjaan penduduknya  dipegang bapak-bapak sehingga ibu-ibu punya banyak waktu luang dirumah, selain itu juga ada limbah industri berskala kecil seperti kardus bekas, kain perca, sedotan, dan lain-lain yang bisa diolah menjadi berbagai bentuk kerajinan dan akan bermanfaat menunjang ekonomi keluarga kedepan yang lebih baik. Amin.






BAB 2
GAMBARAN UMUM MASYARAKAT

            Sasaran tempat yaitu masyarakat di Desa Pedusan, Argosari, Sedayu, Bantul. Jumlah subyek yang datang ada delapan orang, mereka membawa serta anak-anaknya untuk melihat sosialisasi dari kami. Dengan Kebaikan masyarakat, kami mampu diterima dengan baik untuk memberikan sosialisasi dan demonstrasi mengenai pemanfaatan kain perca dan flanel yang akan dibuat menjadi bross. Sedangkan kelemahan yang terjadi yaitu akses menuju lokasi sasaran cukup jauh, ibu-ibu yang memiliki pandangan yang sudah agak rabun (minus atau plus) sehingga sulit untuk lebih teliti. Peluang yang terwujud yakni diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya ibu rumah tangga, datangnya anak-anak putri yang ikut serta bisa membantu ibu-ibu mereka. Hambatan yang mungkin terjadi adalah ketika sarana prasarana kurang memadai.




BAB 3
METODE PELAKSANAAN

Teknik
·         Melakukan sosialisasi kepada ibu Rumah Tangga di desa Pedusan, Argosari, Sedayu, Bantul mengenai kegiatan yang akan dilakukan
·         Melakukan demonstrasi bagaimana cara membuat kerajian tangan dari kain perca dan flanel yang disediakan.
Tahapan
Persiapan              :   Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan
Pelaksanaan          : Turun langsung ke Desa Pedusan, Argosari, Sedayu, Bantul. Melakukan sosialisasi dan demonstrasi melalui pertemuan ibu-ibu yang menjadi anggota PKK.



BAB 4
BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN

·        Biaya Pelaksanaan
No
Jenis Pengeluaran
Satuan
Jumlah
Biaya (Rp)
1.
Peralatan penunjang




  1. Glue Gan (Lem Tembak)
27.500
2 pcs
55.000

  1. Lem bakar
900
30 pcs
27.000

  1. Kain flanel
1.750
20 pcs
35.000

  1. Gunting
5.000
2 pcs
10.000

  1. Jarum
1.000
1 pak
1.000

  1. Pulpen
1.000
8 pcs
8.000

  1. Kenang-kenangan
13.000
2 pcs
26.000
2.
Bahan habis pakai


  1. Kertas HVS
400
10 lembar
4.000

  1. Konsumsi subjek
4.500
15 dus
67.500

  1. Manik-manik
5.500
2 pak
11.000

  1. Benang
1.000
5 pcs
5.000

  1. Peniti
12.000
1 pak
12.000

  1. Kancing
2.750
4 pak
11.000
3.
Administrasi


  1. Cetak proposal
2.000
1
2.000

  1. Cetak laporan
2.000
1
2.000

  1. Cetak dokumentasi (foto)
1.000
3
3.000

d.    Fotokopi proposal
2.000
1
3.000

  1. Fotokopi laporan
2.000
2
4.000

JUMLAH
283.500


·      



  Jadwal Kegiatan
No
Hari/Tanggal
Tahapan Kegiatan Program
Penanggung Jawab
1.
Sabtu, 11 OKTOBER 2014
1.      Sosialisasi Kegiatan



·         Dienti
·         Fika
·         Mita
·         Anin
·         Adit
·         Ruri



BAB 5
REALISASI KEGIATAN

Nama Kegiatan         : Pelatihan pembuatan kerajinan tangan (bross) dari kain perca dan flanel
Tanggal Pelaksanaan: 11 Oktober 2014
Uraian Kegiatan        :
1.      Survey tempat di Desa Pedusan RT 59 Argosari, Sedayu, Bantul
Sabtu, 27 September 2014
2.      Mencari Dana
29 September - 8 Oktober 2014
3.      Membeli Peralatan kerajinan tangan
1 - 10 Oktober 2014
4.      Latihan membuat kerajinan tangan (bross)
6 - 10 Oktober 2014
5.      Memesan Konsumsi
Jumat, 10 Oktober 2014
6.      Pelaksanaan Kegiatan
Sabtu. 11 Oktober 2014

Evaluasi kegiatan      :
1.      Saat pelaksanaan kegiatan kami tidak datang  tepat waktu dikarenakan mengambil barang yang ketinggalan
2.      Konsumsi terlambat dibagikan
3.      Kegiatan perlu dibuat lebih inovatif agar ibu-ibu lebih antusias.
Tanggapan dan  Masukan   :
1.      Kegiatan perlu dilakukan secara continue (berulang)
2.      Mahasiswa diharapkan lebih on time
3.      Hasil kerajinan tangan (bross) disarankan lebih variatif
4.      Masukan ibu-ibu ada pada kuesioner yang diberikan.






LAMPIRAN

·        Peranan Anggota dalam Kegiatan Menebar Kebaikan
Kelompok kami terdiri dari 6 orang, dimana 6 orang tersebut dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 3 orang dan memiliki tugas pokok untuk mencari dana dan 3 orang mempelajari materi untuk pelatihan yaitu : Dienti Khaerina, Roofika Alifiantari, Paramita Kartika Maharani. Dalam mencari dana kami menganggarkan sebesar Rp 300.000 dan dibagi untuk 3 orang, jadi masing-masing mengumpulkan Rp 100.000. 3 orang tersebut bekerja membantu usaha keuarga masing-masing namun dari awal sudah melakukan kesepakatan bahwa mereka bekerja professional dan digaji sesuai kesepakatan dan dalam kurun waktu sesuai kesepakatan. Berikut adalah rincian dalam mencari dana dalam kelompok kami:\

1.      Aditya Mahardika Pradana
Adit bekerja membantu usaha ternak ayam yang dimiliki oleh orang tuanya. Adit memiliki tugas pokok mengambil dan menimbang telur-telur ayam serta membersihkan kandang ayam. Adit bekerja mulai siang hari selepas dzuhur. Adit mendapatkan penghasilan Rp 30.000 perhari untuk 3 hari kerja dan sisanya Rp 10.000 adalah bonus.

2.      Ruri Deviani
Ruri bekerja membantu usaha orang tua, tugas pokoknya membantu mengepak pakaian dalam  dengan penghasilan Rp 2000 per 1 lusin. Untuk memperoleh total penghasilan Rp 100.000, Ruri harus mengepak 50 lusin pakaian dalam. Ruri memulai bekerja sepulang kuliah.

3.      Aninda Ristyorini
Anin bekerja di toko kelontong milik orang tuanya. Tugas pokok Anin adalah melayani konsumen dan juga membeli stok barang yang habis. Anin mulai bekerja sepulang kuliah hingga pukul 10 malam. Penghasilan Anin perhari Rp 10.000.



UNDANGAN
Yth.
 


                                               
      Assalamu’alaikum Wr.Wb.
      Mengharapkan kehadiran ibu-ibu pada kegiatan OCB (Output Character Building) Mahasiswa Universitas Islam Indonesia  yang akan diselenggarakan pada
                hari        : Sabtu, 11 Oktober  2014
                jam        : 13.30 - selesai
tempat : Rumah Ibu Miftah
acara     : Kegiatan pemberdayaan wanita terkait pengelolaan barang bekas
      Atas perhatian dan partisipasi ibu-ibu, kami ucapkan terima kasih.
      Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Hormat Kami

      
    (Aditya Mahardika P.)





SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN KERJASAMA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM
 


Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                              : Lutfi Malihah
Alamat                           : Pedusan RT. 59 Argosari, Sedayu, Bantul.

Dengan ini menyatakan bersedia untuk bekerjasama dengan pelaksana kegiatan Menebar Kebaikan dalam Program Output Character Building (OCB) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia.

Nama Ketua Kelompok : Aditya Mahardika Pradana
Jurusan                           : Akuntansi
Perguruan Tinggi            : Universitas Islam Indonesia

Bersama ini pula kami nyatakan dengan sebenarya bahwa diantara pihak yang bersedia dan Pelaksana Kegiatan Program Output Character Building (OCB) tidak terdapat ikatan kekeluargaan dan usaha dalam wujud apapun. Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan penuh tanggung jawab demi terlaksananya program ini sebaik mungkin dengan tanpa unsur pemaksaan di dalam pembuatanya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.


 Yogyakarta, 11 Oktober 2014

Yang Mengetahui,                                                                  Ketua Kelompok,



               (Lutfi Malihah)                                                          (Aditya Mahardika Pradana)