Sabtu, 23 April 2016

CERITA 6

PELANGI
                
Saling berbagi cerita di awal kisah kami berdua membuat perjalanan hidupku berubah. Aku menyebut sahabatku ini dengan cinta dan untuk kisah perjalananku dengannya kuberikan tanda “pelangiku”. Why? Karena semua warna ada pada cerita kami. Perjalanan yang bukan sekedar melewati jalan lurus dengan hamparan pemandangan yang indah dan menarik melainkan jalan terjal, berliku, dan ditemani dengan rasa sabar kami untuk melewatinya.

Pertama, jangan berpikir kata “tinggalkan” ada di rumus perjalanan ini. Why? Pertanyaan ini akan selalu ada, why? Karena pikiran itu yang membuatku berpikir tidak hanya sekali, dua kali, but banyak kali untuk tahu jawabannya. Anggap aja begini. “Kamu ke warung depan untuk beli saos sasetan aja bakalan aku temenin” bukan bermaksud melebih-lebihkan. Tapi inilah kenyataannya. Dia takkan membiarkanku bercandaan ataupun seriusan buat bilang kata itu, tinggalkan. Baginya satu dari dua sisi paru-parunya adalah paru-paruku. Taulah maksudnya apa? Makna secara tersirat itu bakal bisa diartikan kalau kamu menemukan ceritamu dengan sahabatmu, cinta. Jadi dia minta tolong banget untuk hargain semuanya dan jangan sampai keceplosan, sengaja maupun tidak sengaja bilang itu, tinggalkan.

Bersambung...
Note :
Rangkaian ceritanya akan diteruskan setiap minggunya. Don’t forget to read my blog guys...